
Jika kita berjalan-jalan di mall atau tempat-tempat umum lainnya, dan iseng-iseng menanyakan kepada orang yang kita jumpai disana dengan pertanyaan : “Pernah dengar Facebook, YM!, Friendster, Google, Yahoo!, detik.com, atau Twitter?”. Sebagian besar jawaban dari mereka akan mengarah ke “Ya”, “Pasti”, “Tentu”, “Jelas”, dan sebagainya yang senada. Dari anak sekolahan sampai orang kantoran bahkan penjaja makanan, hampir bisa dipastikan pernah melakukan update status, chatting, send email, browsing, dan sebagainya.
Banyak sekali content dan aplikasi betebaran di internet yang bisa membuat orang berlama-lama di di depan komputer, PDA atau Handphone dengan segala kepentingannya di dunia maya (internet, red). Seiring berkembangnya teknologi, content dan aplikasi yang tersedia di internet sudah sangat beragam dan user friendly tentunya. Contohnya Google dengan mesin pencarinya (search engine) yang membuat kita bisa tau berbagai macam informasi yang diinginkan secara cepat dan akurat dengan bermodalkan kata kunci (keyword) saja. Yahoo Messenger (YM!, red) yang menghubungkan pemilik account Yahoo! melalui media chatting dengan berbagai fitur di dalamnya, termasuk video call. Friendster dan Facebook hadir dengan mengusung tema jejaring sosial (social network) yang kaya fitur seperti friend request, comment, tag, upload multimedia file, update status, chatting, games, dan sebagainya.
Kebutuhan dalam mengakses content dan aplikasi yang disebutkan di atas secara otomatis menjadikan kebutuhan untuk terhubung ke internet. Internet adalah syarat mutlak. Analogi jika berkendara, apapun kendaraan dan kemanapun tujuan kita, pasti akan melalui media yang disebut jalan. Jalan sangat cocok untuk merepresentasikan internet sebagai media untuk menuju content & aplikasi yang merupakan tujuan dari perjalanan di dunia maya, dan kendaraan menggambarkan Internet Service Provider (ISP) yang meyediakan jasa untuk terhubung ke internet.
Pergeseran dari masyarakat industri ke masyarakat informasi sangat mempengaruhi dalam gaya hidup masyarakat secara umum. Informasi memegang peranan penting di setiap bidang kehidupan manusia. Dari bangun tidur di pagi hari sampai tidur kembali pada malam harinya, manusia selalu membutuhkan informasi. Misalnya, untuk sikat gigi di pagi hari, sebelumnya kita pasti akan mencari produk pasta gigi mana yang sesuai, baik itu dari segi harga, aroma, kualitas produk, sampai akhirnya kita membeli dan menggunakannya setiap hari. Begitu juga dalam memakai pakaian, makan, sampai kepada kebutuhan – kebutuhan yang tergolong tersier seperti perhiasan, kendaraan mewah, semua berkaitan dengan informasi dan informasi. Dengan internet, kita bisa mendapatkan informasi apa saja yang kita inginkan. Jika demikian, bisa dikatakan bahwa internet adalah merupakan kebutuhan pokok setiap manusia di dunia.